Ciawi, 2025 – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Pesantren Alam Pangrango dalam gelaran Haflah Marhalatu Rusyda tahun ajaran 2024/2025. Acara yang diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian dan proses pembinaan santri ini menjadi momentum bersejarah sekaligus refleksi perjuangan bersama para pembina, orang tua, dan santri.
Acara dibuka dengan hangat oleh Master of Ceremony (MC) yang mengantar hadirin masuk ke suasana sakral dengan penuh semangat. Suasana menjadi semakin syahdu ketika Dzikra dan Maula memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dalam sesi Pembacaan Tilawah Al-Qur’an, membawa seluruh hadirin merenungi makna petunjuk Ilahi dalam perjalanan pendidikan ini.

Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan penuh makna yang menggambarkan sinergi para pihak dalam mendukung pendidikan holistik di Pesantren Alam Pangrango. Diantaranya adalah Bapak Ahmad selaku Penilik PKBM Ciawi, Bapak Solahudin Afwan yang mewakili ketua Yayasan Nuurun Ala Nur, serta Ustadz Ayatullah Muhammad Ra’jan selaku penanggung jawab bidang kurikulum menguraikan capaian-capaian pembelajaran yang diraih santri serta inovasi pendidikan yang telah diterapkan.
Tak kalah penting, Ustadz Muhammad Raehan selaku kepala pengasuhan memberikan Laporan Kepesantrenan, menyoroti perkembangan akhlak, kedisiplinan, dan kepemimpinan para santri selama masa pembinaan.
Kemudian hadirin disuguhkan berbagai penampilan inspiratif dari para santri, seperti penampilan tahfidz dan murotal oleh Imam dan kawan-kawan, disusul dengan drama santri yang menggambarkan nilai-nilai perjuangan dan ukhuwah. Penayangan video dokumenter “The Last Janissary: Generasian Season 2” menambah semarak acara dengan menyajikan potret perjalanan para santri dalam bentuk sinematik yang menyentuh hati.
Momentum puncak dirayakan melalui pemberian piagam kepada seluruh peserta Haflah, dilanjutkan dengan pembacaan sertifikat kategori khusus sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi santri dalam berbagai bidang. Tak lupa, plakat penghargaan diberikan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi besar dalam keberhasilan program pendidikan.
Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan yang tak terlupakan.

Kemudian penampilan musikalisasi puisi yang menggambarkan isi hati seorang anak yang senantiasa memohon bimbingan dari orang tua agar tak tersesat dari jalan yang diridhai Allah. Mereka mengungkapkan tekad untuk terus menuntut ilmu—baik ilmu dunia yang membekali masa depan, maupun ilmu akhirat yang menjadi cahaya menuju surga agar kelak Allah menjaga dari siksa neraka. Satu per satu, para santri bersimpuh di hadapan Ayah dan Bunda, mencium tangan mereka, meneteskan air mata dalam permohonan maaf, dan memohon restu atas setiap langkah kehidupan yang akan mereka jalani ke depan.

Sebagai penutup, Ustadz Raehan memimpin doa yang mengalir khusyuk, memohon kepada Allah agar segala ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh menjadi bekal terbaik untuk masa depan para santri.
Dengan penuh haru dan bangga, acara Haflah Marhalatu Rusyda 2024/2025 ditutup, meninggalkan jejak kenangan mendalam dan semangat baru bagi seluruh keluarga besar Pesantren Alam Pangrango untuk terus melangkah mencetak generasi Rabbani yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.

